Post with 2 notes
“Umm… G, good morning… Cloud. Give me a little longer… Just a little bit longer… This day will never come again… So let me have this moment…” - Tifa
Tifa merupakan salah satu tokoh utama perempuan di FF VII. Dia harus berbagi “peran” ini dengan Aeris, walaupun demikian dia tetap bertahan sampai akhir game, bahkan sampai ke spin offnya sekali pun. Pengaruh Tifa berefek ke FFVIII karena penampilan Rinoa juga agak mirip dengannya, namun Rinoa dibuat lebih feminim dibandingkan Tifa. Siapa sebenarnya Tifa sehingga Cloud rela meninggalkan Nibelheim untuk membuat Tifa menyadarinya?
![]()
Saat menciptakan Tifa, Nomura dan Nojima mengalami kesulitan dalam menciptakan karakter Tifa. Mereka berkeinginan membuat karakter perempuan modern yang tidak selalu harus bergantung kepada kaum laki-laki serta menjadi pendukung emosional bagi karakter lain. Sebelum Tifa muncul dengan mempunyai “suara”, para gamer FFVII dengan bahasa inggris sempat bingung bagaimana cara melafalkan nama Tifa yang benar antara /’t?f?/ (sebagai Tiffany) atau /’ti?f?/ (Tea-faa) yang lebih dekat dengan pengucapan bahasa jepangnya.
Artikel selengkapnya bisa dilihat disini