Pada tahun 2000, Squaresoft sempat merilis beberapa judul hebat pada console Playstation seperti Parasite Eve 2, FF IX, dan…Vagrant Story. Walaupun tidak mendapatkan penjualan yang tinggi seperti FF IX dan Parasite Eve 2, namun Vagrant Story mendapatkan banyak pujian dari para gamer karena kualitas nya yang hebat. Ya, bahkan majalah game terkenal di jepang yaitu Famitsu sempat memberikan nilai sempurna (40/40) pada game ini. 11 tahun kemudian, Square-Enix merilis game ini pada Playstation Network.
Suatu malam di manor tempat tinggal Duke Bardoba terjadi kekacauan. Seorang pria bernama Sydney Losstarot memimpin kelompok cult “Mullenkamp” dengan menyandera keluarga Duke. Pihak militer yaitu “Valendia Knights of the Peace (VKP)” tidak tinggal diam. Mereka mengirimkan agen terbaik yaitu seorang “Riskbraker” bernama Ashley Riot untuk menyelamatkan keluarga Duke.

Cerita pada Vagrant Story disajikan dengan gaya cinematic lewat cutscenes yang muncul setiap pemain mencapai tempat tertentu. Lalu setiap percakapan karakter dijelaskan lewat gelembung dialog ala sebuah komik. Dan tentu saja, pada saat itu Square belum melakukan voice acting. Namun tanpa voice acting sekalipun saya jamin anda akan menikmati dialog yang ada, dikarenakan sangat keren nya susunan kata yang ada di dalam dialog tersebut.
Ingin tau Review salah satu Game Hebat Squaresoft ini selanjutnya? Silakan klik disini Vagrant Story - Review!
———
Disclaimer
- Review ini asli buatan Soji Seta, tanpa meng-copy review milik orang lain.
- Versi game yang dipakai adalah ASLI dengan men-download dari PSN.
- Semua gambar yang dipakai adalah milik Squaresoft / Square-Enix.